berita

Sepanjang Semester I 2026, Asuransi Jasindo Perluas Literasi Keuangan dengan Jangkau Ribuan Masyarakat Indonesia

Sepanjang Semester I 2026, Asuransi Jasindo Perluas Literasi Keuangan
dengan Jangkau Ribuan Masyarakat Indonesia

 

Jakarta, 7 Juli 2026 – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo terus memperluas jangkauan program edukasi kepada masyarakat dengan meningkatkan literasi keuangan dan membangun budaya sadar risiko di Indonesia. Hal ini dibuktikan bahwa sepanjang Semester I 2026, Asuransi Jasindo telah menyelenggarakan 21 kegiatan literasi keuangan dan manajemen risiko yang menjangkau lebih dari 1.400 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, petani, masyarakat umum, hingga pegawai pemerintahan. 

Rangkaian kegiatan tersebut diwujudkan melalui berbagai program edukasi, antara lain Literasi Keuangan dan Manajemen Risiko Asuransi Jasindo, Sharing Session dan Sinergi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), serta Narasemesta Jasindo – Green School Smart Protection yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. 

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema Widayana, mengatakan literasi keuangan tidak hanya bertujuan memperkenalkan asuransi, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko dalam berbagai aspek kehidupan. 

“Melalui berbagai program edukasi yang kami laksanakan, Asuransi Jasindo ingin menghadirkan literasi yang relevan, mudah dipahami, dan memberikan manfaat nyata bagi setiap segmen masyarakat. Kami berharap masyarakat bukan hanya memahami pentingnya perlindungan asuransi, tetapi juga terdorong untuk memanfaatkan solusi proteksi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, literasi dan inklusi keuangan dapat berjalan beriringan untuk membangun ketahanan finansial masyarakat," ujar Brellian. 

Sebagai perusahaan asuransi umum milik negara, Asuransi Jasindo mengembangkan pendekatan literasi yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kelompok peserta. Bagi kalangan mahasiswa, materi difokuskan pada pengelolaan risiko sejak dini, perencanaan keuangan, serta pentingnya perlindungan dalam mendukung kesiapan menghadapi dunia kerja dan kehidupan profesional. 

Sementara bagi petani, menurut Brellian, edukasi dilakukan melalui program Sharing Session dan Sinergi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang memberikan pemahaman mengenai berbagai risiko usaha tani, mulai dari perubahan cuaca hingga serangan organisme pengganggu tanaman, serta pentingnya perlindungan asuransi untuk menjaga keberlanjutan usaha pertanian. 

Pada sektor pendidikan, Asuransi Jasindo juga menghadirkan program Narasemesta Jasindo – Green School Smart Protection yang mengintegrasikan literasi asuransi dan manajemen risiko dengan edukasi keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya perlindungan terhadap berbagai risiko, tetapi juga didorong untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan yang berkelanjutan. 

Brellian menambahkan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok masyarakat menjadi kunci agar materi literasi lebih mudah dipahami sekaligus dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari. 

Asuransi Jasindo akan terus memperluas jangkauan program literasi keuangan melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan, pemerintah daerah, komunitas, maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan nasional, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat melalui pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen risiko dan perlindungan asuransi. 

"Kami meyakini bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pendekatan literasi juga harus kontekstual agar peserta dapat memahami manfaat pengelolaan risiko sesuai dengan aktivitas dan lingkungan mereka. Dengan cara tersebut, literasi tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku dalam mengelola risiko secara lebih bijaksana," tutup Brellian. 

*** 

Tentang PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) 

Asuransi Jasindo merupakan perusahaan asuransi umum dengan kepemilikan 1 lembar saham seri A dwiwarna milik Negara Republik Indonesia dan 424.999 lembar saham Seri B milik PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Asuransi Jasindo telah berpengalaman selama lebih dari 50 tahun dalam memberikan perlindungan asuransi bagi pelaku bisnis dan masyarakat Indonesia. Serta terbukti tangguh untuk bangkit dari kondisi yang menantang dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan profesional dan terbaik. 

Saat ini Asuransi Jasindo fokus pada pertumbuhan bisnis yang profitable dan sustainable baik pada bisnis penugasan pemerintah maupun non pemerintah, serta memperkuat support business untuk memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Asuransi Jasindo juga banyak mendapatkan dukungan reasuradur terkemuka, terutama untuk pertanggungan yang bersifat mega-risk. 

Asuransi Jasindo juga senantiasa memegang teguh nilai-nilai budaya AKHLAK, sehingga Asuransi Jasindo melakukan pengembangan terhadap tata kelola dan manajemen risiko melalui penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) agar Perusahaan dapat menjaga Amanah yang dipercayakan oleh setiap tertanggung. 

Bagikan

LAYANAN NASABAH